Skip to main content

Urutan Mandi yang Baik dan Benar


Tata cara mandi yang benar. Mandi adalah sebuah kegiatan membersihkan tubuh dari kotoran dan keringat menggunakan air dan juga sabun. Aktivitas harian ini memang sudah terdengar biasa di telinga. Namun tahukah teman-teman jika urutan mandi yang dilakukan oleh sebagian dari teman-teman selama ini ternyata masih SALAH?.

Waduh kenapa bisa salah. Kira-kira kenapa ya? Well, pada umumnya orang mandi tidak memakai urutan. Kadang semua langkah-langkah mandi dilakukan secara acak sesuai keinginan saja. Kadang keramas dulu, kadang juga gosok gigi dulu.

Apakah Anda juga melakukan hal yang sama yaitu jarang atau bahkan tidak pernah memperhatikan urutan mandi? 

Salah Mandi
Saya yakin sebagian besar dari teman-teman mandi dengan 'seenaknya' sendiri kan? Hehehe… Maaf bukannya saya asal menuduh. Maksud ‘seenaknya’ sendiri di sini adalah menggunakan cara alias aturan ala teman-teman sendiri gitu. 

Yaa wajar sih karena dulu saya juga begitu. Baru beberapa tahun belakangan ini mulai menerapkan urutan mandi yang dianjurkan oleh para ahli. Memang agak terlambat sih dapat informasinya. Tapi tak apalah selama pepatah “better late than never” masih berlaku. Hehe...

Saat kecil baik di rumah maupun di sekolah dari bangku SD sampai SMA tidak pernah ada guru yang mengajarkan tentang urutan mandi yang sehat. Jadinya ya mandi sebatas pakai sabun, pakai shampoo, gosok gigi, cuci wajah. Selesai.

Kalau ditanya urutan mandi ya jawabannya tidak ada urutan pasti. Usut punya usut nih TERNYATA urutan mandi yang benar adalah sebagai berikut :

1. Menyiram dari ujung kaki kanan dan kiri sampai dada,
2. Menyiram ujung jari tangan kanan dan kiri sampai pundak,
3. Menyiram kepala,
4. Menggosok gigi,
5. Mencuci rambut/keramas,
6. Membersihkan tubuh pakai sabun,
7. Mencuci muka.

Ada 7 poin yang telah disampaikan di atas, betul?. Coba Anda cek urutannya satu demi satu dan renungkan. Apakah urutan mandi yang selama ini Anda lakukan sudah mengikuti tata cara mandi seperti yang diuraikan di atas? Jawab dalam hati saja.

Sensasi Mandi dengan Urutan yang Benar
Ketika kita menyiramkan air dari ujung jari kaki hingga bagian dada maka tubuh akan merasakan sensasi merinding. Kemudian sehabis menyiram hingga kepala, biasanya akan terasa sensasi sedikit pusing di kepala. 

Mengapa bisa begitu? Hal ini dikarenakan oleh terjadinya proses pelepasan panas tubuh melalui pori-pori kulit kepala. Itulah sebabnya proses menyiram tubuh dengan air dingin ketika mandi perlu dilakukan secara perlahan dalam urutan yang benar agar tubuh tidak kaget. 

Urutan tersebut bertujuan agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kabar buruknya, jika Anda langsung menyiramkan air ke kepala maka ada kemungkinan terjadinya perubahan suhu yang terlalu drastis. 

Perubahan suhu tubuh yang tiba-tiba tidak hanya akan membuat orang merasakan pusing. Lebih dari itu Anda juga bisa pingsan, bahkan ada yang lebih parah lagi. Menyiram kepala di pagi hari dengan air dingin (terlebih jika malam harinya Anda kurang tidur) bisa menyebabkan Anda mengalami kematian mendadak! Naudzubillah.

Beberapa masyarakat yang malas ribet pasti menolak untuk belajar membiasakan urutan mandi seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Padahal berdasarkan penelitian para ahli, urutan tersebut dianjurkan untuk membuat tubuh memiliki waktu untuk bersiap-siap. 

Ketika Anda bersikeras memaksa tubuh untuk secara tiba-tiba disiram dengan air dingin langsung dari kepala, kemungkinan terburuk yang dapat terjadi adalah kematian mendadak. Apa masih tetap mau melakukannya juga?!!.

Menambahkan keterangan di atas, menyiram tubuh mulai dari bagian tubuh terbawah hingga teratas bertujuan agar panas tubuh berpindah secara perlahan dari ujung kaki hingga ke pori-pori kulit kepala. Dari kepala panas itu akan dilepaskan ke luar tubuh.

Ketika panas tubuh telah keluar berarti tubuh telah siap untuk menerima perbedaan suhu (air) yang digunakan untuk mandi. Anda pun bisa masuk ke urutan mandi berikutnya tanpa rasa was-was dengan ancaman kematian mendadak akibat tubuh yang tidak siap dengan perubahan suhu drastis saat mandi.

Manfaat Mandi dengan Urutan yang Benar
Setelah mengaplikasikan tata cara mandi dengan urutan yang benar di atas secara teratur, tubuh Anda akan terasa lebih ringan dan segar. Semakin hari tubuh Anda akan semakin terasa fit dan bugar. Apalagi jika diimbangi dengan istirahat cukup, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta cukup berolahraga.

Topik tentang tata cara mandi memang terdengar sepele di telinga. Namun tahukah Anda bahwa kebaikan besar bisa dimulai dari hal yang terdengar kecil seperti melakukan mandi dengan urutan sesuai anjuran para ahli. Misalnya ya dari artikel urutan mandi yang benar ini.

Sekian dulu postingan tentang cara mandi yang benar kali ini. Semoga postingan ini bermanfaat untuk teman-teman semua. Silakan share ke media sosial Anda dengan mengeklik tombol di bawah ini untuk menyimpan artikel.

Sumber : mikrobiologi dan imunologi Langone Medical Center, pengalaman pribadi.


(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...