Skip to main content

Langkah Mudah Contouring Agar Wajah Tampak Tirus


Cara contouring. Sebagai salah satu tren make up yang banyak digandrungi saat ini, cara konturing pun semakin sering dicari oleh para beauty enthusiast. Contouring bisa dipahami sebagai suatu seni memahat wajah Anda dengan menggunakan teknik highlight dan shading. 

Banyak orang dibuat takjub dengan hasil contouring yang bisa membuat kesan wajah jadi berbeda 360 derajat dari sebelumnya. Cara ini bisa membuat pipi chubby jadi tampak tirus dalam beberapa sapuan kuas. Menarik bukan? 
Cari tahu bagaimana cara menampilkan aura wajah yang lebih tegas dan mempesona dengan langkah mudah berikut. Mari praktek bersama saya!

Alat yang Anda Butuhkan
Pertama-tama sebelum memulai mengkontur wajah, kita akan memerlukan beberapa jenis kuas. Masing-masing kuas akan memberikan efek sapuan yang berbeda pada wajah Anda. Untuk mendapatkan hasil yang baik, usahakan untuk memiliki keempat kuas di bawah ini.
- Kuas Foundation 
- Kuas Bedak
- Kuas Bedak Berbentuk Kipas
- Kuas Concealer/ Kuas Bibir

#1 Highlight
Buat highlight dengan foundation cair dengan warna setingkat lebih terang dari warna kulit asli Anda. Tahukah Anda? Efek highlight yang berkilau ini akan bekerja menyamarkan lingkaran gelap dan membantu menonjolkan bagian wajah yang ingin Anda tonjolkan dengan kesan yang alami. Gunakan kuas khusus yang biasa dipakai untuk foundation atau kuas concealer untuk mengaplikasikannya di tulang pipi, dagu, tulang hidung, dan dahi Anda.

#2 Kontur
Inilah proses klimaks dari mengkontur wajah atau yang lebih dikenal dengan istilah contouring. Buatlah shading pakai foundation yang memiliki warna dua atau tiga tingkat lebih gelap daripada warna alami kulit Anda. Aplikasikan pada kedua sisi hidung Anda kanan dan kiri lalu kedua sudut dahi. Selain itu tidak ketinggalan juga beri sentuhan di bawah tulang pipi Anda. Aplikasikan secara merata dan tidak usah terlalu tebal. Jika nanti dirasa kurang, barulah Anda bisa menambahkan lagi sebanyak beberapa sapuan.

#3 Campurkan
Campurkan foundation terang dengan warna gelap tersebut dengan kuas foundation agar warnanya berbaur. Pastikan Anda mencampurkan kedua warnanya dengan baik untuk mendapatkan tampilan make up yang natural tanpa menampakkan adanya ‘garis’ di wajah Anda. Cobalah melakukannya dengan sapuan lembut namun pasti.

#4 Mattify dan Highlight
Anda sudah hampir selesai sekarang! Sekarang, sapukan bedak lagi di atas makeup Anda untuk mendapatkan hasil yang matte dan juga rapi. Terakhir, bubuhkan sedikit bronzer pada area yang telah dikontur tadi untuk menambahkan kesan berkilau pada wajah Anda. Bronzer ini akan memberikan kesan pipi yang merona dan cantik.

Nah itu dia tips melakukan konturing wajah yang dapat saya sampaikan untuk hari ini. Mudah bukan untuk melakukannya? Semoga tulisan ini bermanfaat ya? Sampai berjumpa kembali di artikel-artikel berikutnya! ^_^

(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...