Skip to main content

Cara Agar Radang Tenggorokan Sembuh Secara Tradisional



Bismillahirrahmanirrahim...

Hello dears, welcome to my blog? Alhamdulillah hujan masih dengan setia turun meski bulan ini semestinya memang sudah masuk ke musim kemarau yaa. Dengan kata lain bisa dikatakan musimnya sudah kurang jelas ya temen-temen? Kemarau sama penghujan durasinya pada semaunya. Hehee...

Ngomongin soal hujan nih, pasti ada kan ya diantara kita yang bahagia banget kalau hujan turun? Hayo ngakuu…?! ^_^ Sebaliknya, ada juga tuh yang bete kalau hujan turun. Contohnya ya kalangan penderita alergi dingin. Begitu hujan turun harus menderita karena alerginya kambuh. Hiks sedih... 

Saya sih nggak alergi dingin, tapi kebetulan mudah terkena faringitis (re: radang tenggorokan). Beberapa hari yang lalu saya merasa kurang nyaman di tenggorokan dan  saya pikir hanya sakit biasa doang. Besok juga paling sudah nggak sakit, begitu pikir saya. Ehh malang tak dapat ditolak, ternyata sakitnya bukannya berkurang tapi malah bertambah. Dududu…

Ciri-ciri penyakit radang tenggorokan:

1. Sakit untuk menelan.
2. Seperti mau batuk.
3. Gatal di tenggorokan.
4. Perih di sekitar tenggorokan.
5. Adanya lesi (luka) seperti sariawan yang terlihat di sekitar anak tekak.

OBAT RADANG TENGGOROKAN ALAMI

Baiklah kini saatnya untuk berbagi tips manjur.  Oke  temen-temen, yuk mari kita bahas resep obat radang tenggorokan tradisional ala neng Diens yang guampang banget dan pastinya tokcerrr joss gandhosss bin manjurrr!!! Cusss eksekusi..!

Bahan-bahan:

1. Satu rimpang jahe apa saja
2. Jeruk nipis/lemon
3. Madu asli 2 sdm atau sesuai selera
4. Air mendidih

Cara meramu:

1. Bersihkan jahe kemudian bakar hingga harum. Jangan sampai gosong nanti pahit ;)
2. Belah jeruk nipis/lemon jadi dua, gunakan separuhnya saja.
3. Geprek/memarkan jahe bakar, masukkan ke dalam gelas, seduh dengan air mendidih.
4. Tambahkan 2 sdm madu asli, tambahkan perasan jeruk nipis/lemon.
5. Aduk rata dan minum selagi hangat.

Dosis

Saya konsumsi ramuan herbal ini sehari 2 kali, pagi dan malam setiap hari secara rutin. Alhamdulillah obat radang tenggorokan alami ini manjur menyembuhkan radang tenggorokan saya dalam 5 hari tanpa perlu pergi ke dokter. Menurut penelitian, obat radang tenggorokan alami jauh lebih baik dan aman untuk dikonsumsi karena tidak menimbulkan efek samping yang berarti seperti halnya obat-obatan kimia.

Oh iya temen-temen, resep obat radang tenggorokan tradisional ini sudah saya pakai sejak lama dan terbukti selalu berhasil menyembuhkan radang tenggorokan dengan cepat. Jadi nggak perlu khawatir lagi, insyaa Allah mujarab!

Sekian dulu cerita saya kali ini tentang resep obat radang tenggorokan alami dan sampai jumpa lagi di lain kesempatan dengan cerita inspiratif lainnya.
Semoga bermanfaat yaa? Silakan share jika dirasa bermanfaat.


Salam,
(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...