Skip to main content

Tips Merawat Kaki di Musim Hujan

Tips Merawat Kaki di Musim Hujan - Kaki yang bersih dan mulus adalah lambang kesehatan yang baik. Ketika kesehatan seseorang bagus maka kecantikan akan muncul dari orang tersebut. Jadi menjaga kaki adalah suatu kepentingan yang harus dilakukan seseorang kapan pun, terutama pada musim hujan. Musim hujan membuat air tergenang dan sering kali membuat sandal basah ketika dipakai. Ini semuanya membuat kesehatan kaki anda bermasalah.
 Kaki yang bersih dan mulus adalah lambang kesehatan yang baik Tips Merawat Kaki di Musim Hujan
Orang kerapkali menggunakan sandal basah atau sandal yang tidak bersih akan bermasalah dengan kakinya, begitu juga yang kakinya selalu basah karena sering berjalan diluar rumah dimusim hujan. Kutil kaki bisa muncul dan kutu air juga menjadi mudah terjangkit. Efeknya kaki menjadi bersisik pada bagian belakang dan samping tapak kaki serta kutu air muncul dicelah-celah jari kaki, ini akan mengundang bau yang tak sedap atau bau busuk.
Ahli Kulit Dr Jamuna Pai mengatakan, "Jamur dan bakteri tumbuh pesat karena kelembaban tinggi selama musim hujan. Sehingga menimbulkan bau tak sedap pada kaki. Saat ini, kaki juga sering terkena infeksi jamur, terutama kulit di antara jari kaki," ucapnya seperti dikutip dari kecantikan.web.id.
Hal yang paling dikhawatirkan lagi adalah bukan hanya bau busuk yang timbul, tetapi juga rasa gatal pada kaki dan sela-sela jari. Akibatnya penderita akan sering menggaruk-garuk dan berimbas pada tangan kotor, aplagi mengkonsumsi makanan dengan tangan yang tidak bersih.

Maka, tips merawat kaki dimusim hujan harus diperhatikan agar kaki tetap sehat dan tidak basah kuyup. Bagi penderita diabetes ini menjadi hal yang patut diperhatikan, jangan sampai kaki penderita diabetes luka karena bisa membuat kakinya tidak pernah sembuh atau membutuhkan waktu lama untuk penyembuhan.

Cara Melindungi Kaki di Musim Hujan

  1. Jangan memakai sepatu tertutup dimusim hujan dalam waktu lama
  2. Kalau kaki anda basah karena terjebak dalam genangan air, maka cuci dan keringkan
  3. Kalau anda terbiasa menggunakan kream pelembab, maka jangan gunakan pada jari kaki
  4. Gunakan bedak anti jamur di siang hari dan dimalam hari gunakan kream anti jamur
  5. Jaga kebersihan kuku, sebaiknya setiap dua minggu potong kuku jari anda, baik tangan atau kaki.

Tips Merawat Jari Kaki dengan Mudah

dr Sharmila Nai spesialis kulit, memberikan beberapa tips perawatan kaki dimusim hujan.
  1. Melakukan pengelupasan kulit yang tidak sehat dengan cara merendam kaki anda dalam air hangat yang dicampur dengan garam laut. Kemudian gosok-gosok jari kaki dengan kaki atau dengan batu apung, agar sel-sel kulit mati terkelupas
  2. Pijat kaki anda menggunakan vaselin setiap minggu 2 malam atau 3 malam. Gunakan kaus kaki katun untuk menjaga kelembaban kaki dan kebersihan, dan hindari kaus kaki basah.
Inilah beberapa tips merawat kaki di musim hujan. Semoga musim hujan ini bisa aman dari kutu air dan berbagai jamur yang menginfeksi pada jari-jari kaki anda.

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...