Skip to main content

Tips Menghaluskan Kaki yang Kasar

Tips Menghaluskan Kaki yang Kasar - Kaki adalah organ tubuh yang memegang kendali paling terbesar dalam hidup. Kaki selalu membantu organ lain dalam berbagai aktivitasnya. Tugas kaki yaitu menopang tubuh kemana pun tubuh berjalan. Dengan tugas kaki yang demikian besar, wajar saja kaki nampaknya kasar dan lebih tebal. Apalagi dibagian telapak kaki.

Namun keadaan kaki seperti harus diperhatikan dan dirawat agar kaki juga bisa kelihatan cantik dan lembut. Terutama bagi wanita, kaki kasar akan menghilangkan pesona feminimnya, maka rawatlah kaki anda sebaik mungkin seperti anda merawat bagian tubuh yang lain. Kami dalam artikel ini ingin membagikan tips kecantikan kepada anda, yaitu tips menghaluskan kulit kaki yang kasar, semoga bermanfaat. Tips ini tentu menggunakan bahan-bahan yang alami sehingga aman digunakan dan tidak memberikan efek samping.
 Kaki adalah organ tubuh yang memegang kendali paling terbesar dalam hidup Tips Menghaluskan Kaki yang Kasar

Tips Menghaluskan Kaki yang Kasar

1. Menggunakan sari jeruk nipis
Sari jeruk nipis mempunyai efek mencerahkan dan menghaluskan kulit kasar. Maka untuk menghilangkan kekasaran kulit kaki anda bisa mencoba menggunakan sari lemon. Caranya cukup dengan memoleskan sari lemon atau jeruk nipis pada kulit kaki. Kemudian basuhkan dengan air putih biasa. Jangan menggunakan sabun karena dikhawatirkan akan terjadi iritasi. Namun pada sebahagian kulit tidak akan terjadi iritasi.

2. Menggosok Kaki dengan Batu Apung
Batu apung atau batu garam bisa digunakan sebagai bahan alami untuk mengerok bagian kaki yang kasar, terutama pada bagian tumit kaki yang agak kasar atau cerah-cerah. Gosokkan dengan batu apung secara pelan-pelan dan bilas dengan air. Selain menggunakan batu apung, anda bisa juga menggunakan lantai semen yang kasar dan bersihkan tumit anda disana.

3. Memotong kuku
Kuku adalah bagian ujung jari yang keras dan memberikan kekuatan pada jari-jari. Kuku se iring waktu akan terus tumbuh dan berkembang serta panjang. Kuku yang panjang tentu jorok dan menjadi tempat hinggapan berbagai kuman dan bakteri. Anda jangan terpedaya dengan kuku bersih, karena kalau dilihat dengan mikroskop kuku itu juga akan kelihatan hitam karena kotoran tipis dibawahnya.

Kulit pada ujung jari kaki biasanya akan menebal kalau kuku tidak dipotong atau tidak dirawat. Maka perawatan kuku kaki juga penting untuk mendukung kebersihan kaki dan kelembuatannya.

4. Merendam kaki dengan air Garam
Merendam kaki adalah adalah cara praktis dalam melunakkan kulit kaki yang pada gilirannya akan memudahkkan untuk disikat atau dibersihkan. Selain itu, tindakan ini juga akan menghilangkan jamur yang bersarang pada kaki, terutama pada jari-jari kaki. Rendam kaki dengan air garam dan bersihkan dengan baik.

Inilah 4 tips menghaluskan kulit kaki kasar dengan menggunakan bahan alami. Bahan-bahan ini ampuh dalam merawat kulit kaki kasar, namun harus dilakukan dengan rutin dan ampuh.

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...