Skip to main content

Tips Aman Menggunakan Handphone

menelepon dapat menimbulkan tubuh terpapar radiasi

Handphone atau HP atau telepon seluler sudah menjadi suatu kebutuhan bagi generasi milenial. Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta bahwa hampir setiap orang memiliki ponsel masing-masing.

Menurut WHO World Health Organization, telepon seluler saat ini telah diklasifikasikan sebagai benda yang mungkin mengandung zat karsinogen, menurut sebuah laporan dari para ahli internasional. Bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh telepon seluler memang belum pasti, tapi jika Anda merasa khawatir, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi resiko.

Kebanyakan orang setuju bahwa dampak buruk yang mungkin disebabkan oleh telepon seluler adalah sebab dia memancarkan radiasi dalam bentuk mirip gelombang mikro dan gelombang radio dimana gelombang tersebut akan diserap oleh tubuh. Mengurangi paparan radiasi yang ada sama dengan mengurangi resiko kesehatan yang mungkin akan ditimbulkan.

Berikut ini 8 cara mudah menghindari radiasi ponsel:

#1 Beli Hands-free Set dan Gunakanlah

Membuat panggilan telepon melalui earpiece dan microphone akan menurunkan tingkat radiasi yang Anda serap ketika menelepon secara drastis. Akan tetapi, alat tersebut seharusnya memiliki kabel. Bluetooth headpieces juga menggunakan gelombang radio untuk mentransfer data. Ini bisa menjadi masalah jika Anda memakainya secara terus menerus.

#2 Aktifkan Speakerphone Ketika Berbicara

Cara ini memang terkesan anti sosial, akan tetapi hal ini tidak masalah untuk dilakukan jika tidak ada orang di sekitar Anda. Memegang ponsel Anda agak jauh dari tubuh ketika menelepon akan mengurangi besarnya radiasi yang diterima oleh tubuh. IPhone 4s menyarankan Anda untuk menjaga jarak setidaknya 15 mm ketika ada aktivitas mengirim dan menerima data. Secara tidak sadar pada era ini internet selalu terkoneksi dan data selalu berjalan. Ini sangat berbahaya jika ponsel Anda berada di saku yang notabene dekat dengan alat vital tubuh.

#3 Jangan Biarkan Anak Anda Menggunakannya Secara Berlebihan

Departemen Kesehatan diketuai oleh Dr Tony Holohan memperingatkan generasi muda kelak agar menggunakan ponsel hanya untuk kepentingan yang benar-benar penting saja dan juga jangan berlama-lama bertelepon ria. Namun demikian, Dr Christopher Wild, direktur International Agency for Research on Cancer mencatat bahwa klaim ini belum memiliki dasar penelitian yang kuat. Melainkan hanya berdasarkan asumsi bahwa anak-anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan otak lebih rentan terhadap hal ini.

#4 Tetap Berada Di Daerah Cukup Sinyal

Semakin rendah sinyal telepon Anda, semakin besar daya yang dilakuakan oleh ponsel tersebut untuk dapat meraih sinyal dari tower terdekat. Jadi, semakin rendah kekuatan sinyal di ponsel Anda, semakin tinggi pula radiasi yang dipancarkan ketika berbicara. Hindarilah menelepon di area minim sinyal seperti basement, lift, dan lorong maka hal tersebut akan menghindarkan Anda dari radiasi berbahaya.

#5 Belilah Telepon Dengan Emisi Lebih Rendah

Anda dapat menggunakan panduan ini ketika akan membeli telepon baru. Sebisa mungkin carilah telepon genggam dengan emisi yang rendah. Kabar buruknya, untuk Anda para pecinta teknologi, secara umum semakin pintar telepon Anda, semakin tinggi pula radiasi yang dipancarkan.

#6 Kurangi Durasi Menelepon

Jika mobile phone diklaim dapat membahayakan kesehatan Anda, sebenarnya ini bukan serta merta terjadi melainkan akibat dari paparan radiasi yang berlangsung lama dan terakumulasi. Untuk mengurangi hal buruk yang mungkin terjadi, Anda dapat memilih untuk menggunakan email ataupun messaging service. Ini akan mengurangi paparan radiasi secara signifikan.

#7 Jangan Tidur Berdekatan Dengan Ponsel Anda

Seperti konsep sebelumnya dalam hal menelepon menggunakan speakerphone, meletakkan ponsel Anda sejauh beberapa inchi dari tempat tidur akan memberikan dampak lebih baik. Namun akan lebih baik lagi jika Anda mematikan telepon tersebut ketika tidur agar tidur Anda tidak terganggu oleh radiasi yang berbahaya.

Nah itu tadi beberapa tips aman menggunakan handphone agar dapat terhindar dari ancaman bahaya radiasi ponsel. Dapat ditekankan di sini bahwa efek radiasi sinyal handphone terhadap terjadinya kanker belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Meskipun demikian tidak ada salahnya untuk mencegah daripada mengobati.

Sekian, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Be healthy! ^_^

(diens)


Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...