Skip to main content

Pengalaman Pribadi Konsumsi Teh Hijau dan Efeknya Untuk Tubuh

 Selamat datang kembali di blog yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk menghadirkan kont Pengalaman Pribadi Konsumsi Teh Hijau dan Efeknya Untuk Tubuh

Hello again dears…! Selamat datang kembali di blog yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk menghadirkan konten berfaedah bagi Anda,apa lagi kalau bukan . Speaking of which, ada yang suka dengan teh hijau? Iya teh hijau yang biasa dikenal dengan sebutan matcha itu. 


Dengan berbagai khasiat dan kekayaan zat bermanfaat di dalamnya, tidak mengherankan jika minuman sehat ini berhasil menjadi salah satu minuman dengan jumlah penggemar tertinggi diantara jenis minuman herbal lainnya. Saya secara pribadi termasuk penikmat teh hijau sejak beberapa minggu terakhir. Agak kepikiran untuk berbagi cerita di blog ini, siapa tahu ada yang sedang butuh referensi, ya kan?

Eh iya di samping teh hijau kan juga muncul produk serupa yang entah sengaja atau hanya kebetulan saja, sama-sama menggunakan kata 'hijau' pada nama produknya. Coba tebak produk minuman apakah itu? Yes, minuman itu bernama kopi hijau atau green coffee. Pernah dengar? Kalau Anda adalah orang yang peduli dengan kesehatan (terutama peduli untuk selalu mempertahankan berat badan ideal) saya mengira Anda kenal dengan green coffee (atau setidaknya pernah dengar). 

Nah, di kesempatan ini saya hanya akan membahas pengalaman pribadi dengan teh hijau saja ya. Untuk kopi hijau jujur saja belum berminat mencoba karena sudah ngeri duluan membaca beberapa kisah nyatanya. Hehe ^_^v

Teh Hijau Itu Teh yang Seperti Apa Sih?

Pernah bertanya seperti itu jugakah dalam hati? Dulu waktu saya masih duduk di bangku sekolah, pernah sih mempertanyakan itu dalam hati. Saya yang pada waktu itu masih anak SD berpikir kenapa tidak semuanya saja dinamakan teh hijau, kan semua teh berdaun hijau. Haha pikiran anak kecil yang hmm ngapain juga hal begituan dipikirin!

FYI, teh memang terdiri dari beberapa jenis. Beberapa yang paling dikenal oleh masyarakat adalah teh melati, teh hijau, dan teh hitam. Ketiganya ini sudah pernah saya coba dan yes, memang berbeda semuanya baik dari segi harga, warna, rasa, sampai efeknya ke tubuh. 

Menurut saya orang menyebut teh hijau dengan sebutan itu karena ketika diseduh dengan air mendidih, teh ini cenderung membuat air seduhan tersebut berwarna kehijauan. Sederhananya seperti itu menurut saya.

Apa Fungsi Dari Teh Hijau alias Green Tea?

Sebenarnya ada satu hal yang tertanam kuat di dalam benak saya mengenai teh. Kalau ditanya tentang manfaat teh, hal pertama yang terlintas di pikiran saya yaitu untuk mengobati diare. Ini awalnya dari pengalaman pribadi waktu kecil dulu sakit mencret dan oleh ibunda dikasih teh super kental (dan itu pahit) sampai 3 gelas. 

Biidznillah walhamdulillah langsung sembuh diare saya hari itu juga. Cuma ya itu, teh yang dipakai cuma teh biasa. Ibu saya menyebutnya dengan istilah teh tubruk karena dibuat sambil ditubruk. Hehe just kidding! Ketika diseduh warnanya jadi merah kecoklatan. 

Fix deh kalau itu bukan teh hijau. Soalnya teh hijau punya efek berkebalikan dengan teh yang saya konsumsi waktu sakit diare itu. Teh hijau tidak akan membuat Anda sembelit. Lagipula air seduhan daun teh hijau cenderung berwarna kehijauan, bukan cokelat.

Ketika saya beranjak dewasa dan mulai makan 'sembarangan' alias kurang sehat, tubuh ini menunjukkan gejala kurang baik. Gejala paling menonjol adalah frekuensi buang air besar yang menurun drastis. Parah deh! Kadang dalam seminggu saya BAB hanya sekali. Kalau lagi beruntung bisa lah dua kali. 

Rasanya seperti apa tuh di perut? Beuhhh...jangan ditanya guys! Super duper tidak nyaman, begah, eneg, perut jadi sakit cekit-cekit, kadang juga sesak nafas rasanya. Sampai suatu hari saya menemukan sekantong green tea di rumah.

Sejauh yang saya tahu, green tea punya khasiat yang populer untuk melangsingkan tubuh. Seperti apa cara teh hijau melangsingkan tubuh? Jadi begini, di dalam teh hijau itu terdapat kandungan antioksidan yang super tinggi (pokoknya lebih tinggi dari teh biasa). Si antioksidan ini powerful banget untuk melawan radikal bebas. Iya radikal bebas yang kerjaannya membunuh sel-sel tubuh Anda. 

Selain antioksidan, di dalam teh hijau juga ada katekin yang lebih kuat dari vitamin E dan C dalam menghentikan kerusakan oksidatif sel tubuh. Bonusnya, mangan, kalium, magnesium, asam folat, kafein, dan vitamin B juga ada di sana. Mungkin karena itulah teh hijau bagus untuk mendukung program diet. Mantap!

Baca juga:
Teh Hijau Tidak Bisa Melangsingkan Kalau Minumnya Begini

Pengalaman Minum Teh Hijau Kepala DJ*ENGGOT

Berawal dari tersadarnya saya akan kondisi metabolisme yang sepertinya sedang kurang baik akhir-akhir ini, saya mencoba ikhtiar dengan konsumsi teh hijau hangat setiap hari. Merk green tea yang saya konsumsi adalah KEPALA DJ*ENGGOT versi kemasan ekonomis seharga 4500 rupiah yang dibeli di toko sebelah. 

Kenapa saya beli kemasan ekonomis daripada kemasan besar? Alasan saya supaya teh yang saya beli ini tetap segar sampai habis. Kalau beli kemasan besar biasanya belum sampai habis teh sudah tidak segar lagi. 

Kadang sampai ada bau kurang sedap dari tehnya saking kelamaan disimpan. Jadi itulah alasan saya memilih beli teh hijau kemasan ekonomis. Alasan lain adalah supaya tidak mubadzir dan berujung buang-buang uang.

Mau langsung bahas pengalaman saya? Jangan dong, kita bahas step by step ya biar lebih detail dan pesan & kesannya lebih mengena. Sepakat?!

Cara Minum Teh Hijau

Saya tidak menggunakan cara khusus atau teknik meracik teh apapun di sini. Maklum dong kemampuan meracik minuman saya hanya berdasar pengalaman selama menjadi anak kos. Pagi hari ketika bangun tidur, saya akan langsung minum air bening. Kalau pas ada ya saya minum yang hangat, selebihnya ya minum air galon merk terkenal tanpa dihangatkan. 

Kenapa tidak dipanaskan? Jujur, kalau air dipanaskan pakai dispenser saya agak ragu dengan kualitas air yang dipanaskan terus menerus. So, saya lebih prefer air panas di termos karena lebih terjamin sehat, insyaa Allah.

Baca juga:
Manfaat Ajaib Air Putih untuk Tubuh

Setelah minum air tadi, saya minum lagi air tapi kali ini dicampur madu murni. Segelas saja cukup soalnya kalau kebanyakan nanti malah sebah duluan. Habis itu saya makan buah apa saja yang tersedia di lemari es. Secukupnya saja asal buat ganjal perut.

Baca juga:
Keajaiban Minum Air Madu Setiap Hari

Kadang saya makan mangga, kadang juga apel, kadang juga pepaya, asal jangan pisang. Bahaya guys kalau pisang dikonsumsi pas perut kosong. Nah, habis makan buah terus minum teh hijau Kepa DJ*Enggot kapan? Sabar guys, habis ini yak! *_^

Habis makan buah saya biasa memberikan jeda waktu sekitar 30 menit (atau boleh kurang) sebelum minum teh hijaunya. Kenapa begitu? Tujuannya untuk memastikan buah yang baru saja dikonsumsi tadi sudah sampai di lambung seluruhnya.

Seduh teh hijau menggunakan air mendidih. Setelah itu biarkan seduhan tersebut sampai sari teh hijau benar-benar keluar sebelum dikonsumsi. Untuk hasil terbaik konsumsilah seduhan teh hijau tanpa tambahan gula.

Akan tetapi jika Anda benar-benar tidak bisa minum yang tidak manis, silakan ditambahkan gula sesuai selera. Namun menurut saya lebih baik menggunakan madu murni sebagai pemanis daripada gula pasir. Selain lebih sehat, madu juga tidak akan membuat gendut.

Review Rasa Teh Hijau Kepala DJEnggot

Yeay now is time to review. Sebelumnya saya juga pernah mencoba teh hijau merk ternama lain yaitu TONG TJI. Kalau diminta untuk membandingkan rasa keduanya maka penilaian saya secara umum keduanya nikmat dan terasa tehnya. Saya suka semuanya.

Untuk penilaian yang lebih spesifik mengenai perbedaan rasa keduanya, pada merk TONG TJI terdapat sedikit sensasi rasa asam. Sementara untuk teh KEPALA DJENGGOT cenderung lebih pahit atau sepat di lidah.  Teh hijau KEPALA DJENGGOT tidak memiliki semburat rasa asam sedikitpun. Over all keduanya segar dan recommended.

Efek Samping Teh Hijau Cap Kepala Djenggot

Beberapa saat yang lalu saya sempat browsing tentang efek teh hijau cap Kepala Djenggot bagi kesehatan tapi apesnya artikel yang saya temukan itu tidak relevan dan cenderung agak asal-asalan dalam penulisannya. 

Menurut hemat saya, teh hijau merk apapun tidak akan menimbulkan efek samping bagi yang meminumnya, kecuali jika Anda mengkonsumsinya secara berlebihan di luar batas normal. Misalnya hingga 1 liter teh dalam sehari. Heu...

Oke saya akan langsung review teh hijau untuk melancarkan BAB dan menjaga berat badan ideal. Saya mengkonsumsi teh hijau secara rutin di pagi hari setelah sarapan. Kadang jika saya rasa pola makan saya agak kelewatan tidak sehat (makanan berminyak dkk) hari itu saya akan minum satu cangkir lagi di malam hari setelah makan malam. 

Baca juga:
Cara Alami Atasi Sembelit

Teh hijau memiliki efek yang baik untuk tubuh saya. Sejujurnya memang seperti itu yang saya rasakan. Sejak mengkonsumsi teh hijau, metabolisme tubuh saya berjalan dengan lebih cepat. Tidak seperti sebelumnya, frekuensi buang air besar saya meningkat dan kembali normal lagi setelah rutin konsumsi teh hijau. Alhamdulillah.

Karena proses metabolisme dan pembuangan sisa makanan telah lancar kembali, tubuh saya jadi terasa lebih ringan dan energik. Perut yang tadinya agak membuncit pun telah kembali rata. Entah kemana lemak yang tadinya di sana. Hehe.

Sisa ampas teh saya pakai untuk digosokkan ke wajah dan berhasil membuatnya lebih bersih dan bebas jerawat. Kalau efek terhadap berat badan, jujur saya tidak terlalu memperhatikan karena berat badan saya hanya 47 kg selama ini tidak pernah naik drastis.

Baca juga:
Kulit Putih, Mata Cantik Hanya dengan Ampas Teh

Paling tinggi berat badan saya 51 kg itu waktu SMA dengan TB 168 cm. Tapi biar kurus, perut saya agak buncit karena BAB tidak teratur. Dan sedikit buncit di perut itu kini telah kempis berkat teh hijau. Yeay! In sum, saya lega dengan efek teh hijau terhadap metabolisme tubuh saya. Langsung terasa efeknya bahkan sejak cangkir pertama!

Saran

Untuk Anda yang ingin mencoba membuktikan manfaat teh hijau cap Kepala Djenggot untuk kesehatan atau untuk melangsingkan tubuh, sebaiknya jangan mengkonsumsinya secara berlebihan. Konsumsi teh secara berlebihan justru bisa memicu terjadinya penyakit tertentu seperti liver/sirosis (pengerasan hati). 

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat dari teh hijau sepenuhnya, sebaiknya konsumsilah teh hijau apa adanya tanpa tambahan gula. Jika ingin ada rasa manis maka tambahkan madu murni, bukan gula pasir. 

Mengapa saya bersikukuh menyarankan seperti itu? Karena gula bisa mengacaukan program kesehatan Anda. Tentunya tujuan utama Anda mengkonsumsi teh hijau adalah untuk mendapatkan kemajuan atas kondisi kesehatan Anda secara umum bukan? Maka lakukanlah sesuai standar kesehatan yang ada.

Demikian artikel saya tentang review teh hijau cap Kepala Djenggot untuk diet dan kesehatan. Saya sangat berharap semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda. Sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya yang semoga tetap berfaedah, aamiin. Selamat mencoba konsumsi teh hijau dan semoga program Anda berhasil! 

Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran terkait tulisan ini, silakan tinggalkan pesan di kolom komentar di bawah. Komen yuk?! Xoxo ^_^


(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...