Skip to main content

Mengatasi Konstipasi Secara Alami




Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan membahas tentang sebuah tips menjaga kesehatan pencernaan secara alami. Cara ini sudah saya pakai sejak masih usia remaja dulu dan terbukti sangat ampuh melenyapkan keluhan saya. Penasaran dengan rahasia yang akan saya beberkan untuk Anda di sini? Baca terus!

Konstipasi
Apakah yang dimaksud dengan konstipasi? Dalam istilah sehari-hari konstipasi dapat diartikan dengan suatu kondisi kesehatan dimana seseorang mengalami susah buang air besar. Ada yang pernah punya pengalaman kesulitan untuk buang air besar ataupun buang air besar secara tidak teratur? Anda tidak sendirian kok.

Pada kondisi normal, manusia akan buang air besar setidaknya satu hingga dua kali dalam sehari. Idealnya proses defekasi (pengeluaran kotoran) dari sisa-sisa metabolisme ini terjadi di pagi hari sesaat setelah terjaga dari istirahat malam. Sialnya, ketika frekuensi buang air besar seseorang telah berubah dari idealnya artinya kondisi yang bersangkutan tidak begitu baik.

Konstipasi terjadi ketika seseorang mengalami penurunan asupan serat dari menu makanan sehari-harinya. Seperti yang kita ketahui bersama, serat sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan pencernaan kita. Salah satu manfaat serat adalah untuk menaikkan motilitas (daya gerak) usus besar sehingga proses buang air besar pun jadi lancar dan mudah.

Kurangnya asupan serat bisa membuat seseorang mengalami masalah. Bisa jadi dia akan mengalami konstipasi atau justru diare? Keduanya tidak baik bagi kesehatan dan yang pasti akan membuat kita menderita. Konstipasi sendiri adalah sebuah kondisi dimana tinja menjadi begitu keras dan sulit dikeluarkan. Jika dipaksakan justru bisa melukai anus/dubur dan bahkan memicu timbulnya hemoroid (ambeien). Lalu tindakan apa yang sebaiknya dilakukan ketika mengalami konstipasi? Bagaimana untuk menyembuhkan konstipasi?

Pepaya
Mengapa saya membahas pepaya di tengah peliknya masalah konstipasi ini? Begini dears, di dalam buah pepaya terdapat sebuah zat yang sangat membantu para penderita konstipasi atau yang dalam bahasa Jawa biasa dibilang dengan istilah bebelen. Akan tetapi bukan sembarang pepaya bisa digunakan untuk menolong pasien sembelit.

Buah pepaya pada dasarnya mengandung serat yang tidak cukup banyak. Akan tetapi kandungan enzim papain di dalamnya dapat membantu melunakkan tinja. Inilah yang membuat buah pepaya sangat termasyhur manfaatnya. 

Cara Menggunakan Buah Pepaya untuk Mengatasi Sembelit
Benarkah pepaya dapat mengobati sulit buang air besar? Jawabannya adalah mampu. Jika Anda ingin membeli pepaya dengan tujuan pengobatan pada sembelit maka Anda perlu memperhatikan beberapa poin penting di bawah ini.

Pertama, carilah buah pepaya yang masih segar. Jika memungkinkan, carilah buah pepaya yang matang pohon dan baru saja dipetik. Ciri buah pepaya segar bisa dilihat dari kulitnya yang masih keras serta tidak ada kebusukan. Kedua, pastikan Anda menggunakan buah pepaya yang benar-benar telah masak pohon. Buah pepaya yang masih dalam kondisi setengah matang apalagi mentah tidak akan bisa banyak membantu. Ketiga, konsumsi pepaya dengan cara yang baik yakni dimulai dengan membaca doa kemudian dikunyah hingga halus sebelum ditelan.

Usahakan untuk tidak mengkonsumsi air putih atau cairan apapun setelah makan pepaya. Mengapa? Air yang Anda minum tersebut akan mengencerkan enzim pencernaan di dalam tubuh Anda. Hasilnya efektivitas kandungan buah pepaya dalam mengatasi sembelit juga akan berkurang secara signifikan.

Tips
Konstipasi memang sangat mengganggu. Bukan hanya membuat kita tersiksa ketika pergi ke belakang, jika terjadi secara berulang sembelit ini juga bisa merembet ke masalah yang lebih serius. Pastinya tidak ada seorangpun yang mau mengalami hal semacam itu. Jika terjadi masalah pada proses defekasi feses, segera konsumsi buah pepaya matang saat itu juga. Semakin cepat Anda mengatasinya maka semakin cepat pula keluhan tersebut menghilang. 

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik sebaiknya Anda menggunakan buah pepaya yang matang di pohon serta masih dalam kondisi segar. Kupas buah pepaya dan makanlah sekitar 3 jam sebelum tidur malam. Keesokan harinya biasanya efek positif sudah bisa dirasakan. Lanjutkan dengan minum air putih kemudian sarapan dengan beberapa potong pepaya sebelum makan nasi dan lauk pauk lainnya. Satu hal lagi yang harus saya infokan dan wajib untuk Anda ketahui, jangan pernah melupakan pentingnya air putih berkualitas! Okay?

Demikian tadi tips mengatasi sembelit dengan buah pepaya yang dapat saya sampaikan. Keluhan sulit buang air besar memang sangat membuat kita khawatir. Bagaimana tidak? Feses yang notabene adalah sampah tubuh tidak bisa dikeluarkan. Ngeri banget kan?

Akan tetapi tidak usah terlalu cemas lagi karena alam ini telah menyediakan berbagai kekayaannya yang bisa kita petik manfaatnya. Tidak terkecuali buah pepaya matang yang berkhasiat untuk mengatasi konstipasi. Setuju?

Well, semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda dan tidak lupa saya ucapkan sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya! ^_^

(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...