Skip to main content

Masker DIY yang Cocok Untuk Kulit Berminyak


Membuat Masker DIY Untuk Kulit Berminyak - Hello there, welcome back to my blog! Kali ini saya akan bahas soal skin care khusus bagi pemilik kulit berminyak. Ada yang kulitnya berminyak atau bahkan sangat berminyak? Saya paham penderitaan apa saja yang telah Anda alami selama ini. Congratulations!!! Sekarang juga saya akan membagikan resep masker DIY khusus untuk kulit berminyak yang terbukti hasilnya bagus banget. Pada penasaran dong pastinya? Oke langsung kita bahas.

Ciri Kulit Berminyak
Secara umum kulit manusia terbagi menjadi 4 jenis yaitu kulit normal, kulit kering, kulit berminyak, dan terakhir kulit kombinasi. Kulit berminyak bisa diketahui dengan melihat ciri-cirinya yaitu terlihat sangat berminyak di daerah T zone. Apa itu daerah T zone? Area T zone maksudnya adalah sekitar dahi dan menurun hingga ke hidung. Kalau ditarik garis kan akan tampak seperti huruf T. Nah itulah mengapa area wajah ini dinamakan T zone. Area ini biasanya akan tampak sangat berminyak pada mereka yang memiliki tipe kulit berminyak. Apesnya lagi jerawat jadi betah juga.

Mengatasi Problem Kulit Berminyak
Semua masalah pasti ada solusinya, termasuk masalah kulit berminyak dan berjerawat ini. Untuk menghabisi minyak berlebih di wajah, banyak orang menyarankan kita untuk mencuci wajah menggunakan sabun pencuci muka dengan label oil control. Saya pernah mengikuti saran ini ketika duduk di bangku SMA tingkat akhir dan hasilnya zonk! Setelah mencuci wajah malah kulit rasanya kaku dan selang 3o menit justru jadi semakin berminyak parah. Makin dicuci lagi ya makin berminyak jadinya.

Sabun jenis ini akan membuat kulit ekstra kering karena minyak alami dibilas habis. Akibatnya kelenjar sebasea akan merespon kondisi tersebut sebagai kekeringan. Kelenjar minyak inipun akan memproduksi banyak minyak untuk memenuhi kebutuhan kulit. So, based on my experience, this way is not recommended!

Kulit kita tetap membutuhkan minyak alami untuk membuatnya jadi lembab. In addition, sebum atau minyak alami kulit dalam jumlah normal memiliki kemampuan untuk melindungi kulit dari kuman dan bakteri. Ini fakta dears, sebum tidak sejahat yang selama ini kita pikirkan. Jadi bagaimana cara mengatasi kulit super berminyak? Pengen tahu banget kan. Cara terbaik adalah dengan memberikan perawatan terbaik sesuai dengan kebutuhan kulit berminyak. Itu saja. Salah satu caranya dengan maskeran.

Masker DIY Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Saatnya meracik masker DIY ala Diens untuk kulit berminyak. Masker yang akan kita racik ini sesuai dengan jenis kulit saya juga. FUN FACT. Kulit berminyak itu lebih awet muda dan tidak cepat keriput karena dia selalu lembab lho dears. So, jangan terlalu bersedih karena memiliki kulit berminyak karena ini anugerah awet muda secara langsung dari ALLAH. Lebih baik kita rawat saja supaya tetap sehat dan cantik maksimal.

Bahan yang dibutuhkan:
Cuka
Madu
Gula pasir

Manfaat bahan:
Cuka di sini posisinya sebagai basic ingredients alias bahan dasar. Cuka memiliki pH yang rendah, bersifat asam, dan efektif untuk mengurangi minyak berlebih di wajah. Minusnya mungkin aromanya yang kecut banget. Sebagai bahan dasar, si cuka ini bisa dicampur dengan bahan lain apapun sesuai dengan tujuan perawatan kita. Hari ini kita akan menggunakan madu sebagai bahan skin carenya.

Madu murni termaktub dalam Al-Qur'an sebagai obat dari segala obat. Ratu Mesir juga telah menggunakan madu untuk merawat kecantikan kulitnya. Jadi kenapa kita tidak mengikuti firman ALLAH dengan memanfaatkan madu murni untuk merawat kulit? Antiseptik alami di dalam madu akan bekerja membunuh bakteri. Dengan demikian kulit Anda yang berminyak dan rawan berjerawat pun bisa dikondisikan dengan baik.

Gula pasir jadi bahan terakhir yang bisa untuk tidak diikutkan. Untuk pemilik kulit sensitif, Anda bisa melewatkan bahan terakhir ini. Gula pasir untuk apa? Gula pasir akan bertindak sebagai agen eksfoliator. Apa itu eskalator??? Bukan eskalator tapi eksfoliator. Maksud dari istilah eksfoliator adalah agen pengelupas sel kulit mati. Sel kulit mati yang menumpuk itu tidak baik untuk kesehatan kulit, terlebih untuk di kulit berminyak. It's a big NO! Gula pasirnya jangan lupa ya agak dihancurin dulu biar ukurannya tidak besar dan kasar nanti bisa sakit di kulit dan memicu iritasi.

Takaran
Sudah siap semua bahan di atas? Mudah banget dicari kan bahannya untuk kulit berminyak. Selalu ada di rumah, apalagi gula pasir kan pasti ada banget. Kita ambil masing-masing bahan sebanyak 1 sendok makan kecuali cuka cukup beberapa tetes ya karena dia kan strong banget, takutnya kalau terlalu banyak malah kulit jadi kering.

Masukkan ketiga bahan tersebut ke dalam mangkok kecil (bahan keramik atau kaca lebih baik daripada plastik atau melamin). Pastikan mangkok yang Anda pakai ini higienis dan bebas dari kotoran apalagi minyak. Aduk rata ya sampai menjadi adonan pasta gigi kental.

Cara Pakai
Aplikasikan masker ini ke seluruh permukaan wajah tetangga Anda menggunakan kuas khusus. Lakukan secara merata, jadi kalau bisa ketebalannya sama agar keringnya juga bareng. Jangan terlalu tebal juga karena percuma masker yang tidak mengenai kulit nutrisinya hanya akan menguap ke udara. Jika racikannya masih tersisa maka bisa disimpan di wadah tertutup kemudian taruh di kulkas untuk dipakai 2 hari mendatang.

Tunggu masker meresap selama 15 menit kemudian gosok-gosok secara lembut untuk mengelupas sel kulit mati di wajah Anda. Hindari bagian yang sedang berjerawat matang. Jika sudah, bersihkan sisa masker menggunakan kertas tissue dan biarkan berjatuhan. Jangan langsung basuh wajah menggunakan air ya dears. Saya biasanya akan membiarkan masker ini stay di kulit selama beberapa menit (sekitar 10 menit) sebelum akhirnya saya bilas dengan air hingga bersih.

Bagaimana rasanya setelah memakai masker DIY ini? Pokoknya saya selalu suka hasil perawatan DIY ini. Efeknya kulit yang tadinya 'meling' berkilau penuh minyak akan berubah jadi lebih terkontrol plus jadi lebih cerah juga. Kalau dipakai secara teratur jerawat di wajah akan berkurang. Bisa dipakai sesering mungkin sih karena dia menggunakan bahan alami cuma ya agak ribet juga kalau setiap hari. So, buat kalian yang sibuk, masker ini cukup dipakai seminggu dua kali saja untuk hasil yang diharapkan.

Setelah rajin menggunakan masker ini kulit saya yang tadinya sering ditongkrongi jerawat jadi jauh lebih mulus. Jerawat benar-benar jarang muncul lagi. Kalau pas menstruasi ada jerawat yang muncul juga cepat kering. Bekas jerawatnya akan memudar tidak sampai berbulan-bulan lamanya meski cukup parah nodanya. So recommended to try!

Itu tadi resep masker DIY untuk kulit berminyak dan berjerawat ala Diens. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda. Anda dapat membagikan informasi ini ke sosial media Anda untuk menyimpannya secara GRATIS. Sampai jumpa lagi di tulisan-tulisan saya berikutnya. Stay tune! ^_^

(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...