Skip to main content

Cara Menghilangkan Daki Secara Alami

Cara Menghilangkan Daki Secara Alami - Daki adalah kotoran yang menempel pada kulit yang terkadang sampai mebuat kulit berubah warna menjadi hitam, ada juga daki yang tidak mengubah warna kulit karena letakkan bukan pada tempat yang startegis. Daki bisa terjadi dari hasil sel-sel kulit mati, kotoran udara, asap atau dari keringat. Biasanya daki terletak pada siku seperti pada lutut, siku, mata kaki dan lain-lain.

Tubuh yang berdaki akan terasa sangat tidak enak dan menggelikan. Misalnya saja kalau anda tidak mandi dalam sehari saja setelah beraktivitas, pasti anda akan merasakan ke anehan pada badan anda sehingga anda tidak bersemangat dan kurang gairah. Selain itu daki juga berakibat pada penampilan. Tubuh yang berdaki akan menjadi sorotan orang dan menjadi tanda bahwa seseorang tidak menjaga kesehatannya. Jadi, menghilangkan daki secara alami adalah hal penting dipelajari agar daki pada tubuh bisa dihilangkan.
 Daki adalah kotoran yang menempel pada kulit yang terkadang sampai mebuat kulit berubah w Cara Menghilangkan Daki Secara Alami

Cara Menghilangkan Daki Secara Alami

Berikut beberapa tips menghilangkan daki yang membandel pada tubuh anda.

1. Kopi
Kopi adalah bahan alami yang bagus digunakan untuk membersihkan bagian tubuh yang berdaki. Dengan menggunakan air kopi maka daki pada tubuh akan mudah dibersihkan.

Caranya yaitu dengan mengambil satu sendok makan biji kopi masak, dan seduh dengan air hangat, kemudian oleskan pada kulit yang berdaki, tunggu beberapa saat dan bersihkan dengan cara menggosok halus pada kutli tersebut dan daki akan keluar dan terkeupas.

2. Beras dan minyak zaitun
Cara menghilangkan daki dengan beras adalah dengan mencapurkan beras halus dengan sedikit minyak zaitun. Caranya ambil beras dan sangrai hingga matang, selanjutnya tumbuk beras hingga halus, beri sedikit jeruk nipis dan minyak zaitun. Aduk ramuan hingga rata dan gunakan pada kulit berdaki sambil di urut atau di gosok pelan-pelan.

3. Batu apung
Cara menghilangkan daki denga batu apung adalah cara termudah yang bisa anda lakukan. Ambil batu apung ukuran sedang dan gosok-gosokkan pada kulit berdakit, gosok pelan agar tidak terjadi infeksi atau terkelupas kulit hidup.

Penggunaan batu apung juga bermanfaat untuk menghilangkan kulit atau tumis bersisik, tumit cerah dan kulit kaki kasar. Gosokkan batu apung pada tumit dan lihat apa yang terjadi.

4. Menggunakan body scrub
Cara mudah lainnya dalam menghilangkan daki adalah dengan menggunakan lulur kocok atau body scrub. Penggunaan body scrubs bagus dilakukan seminggu sekali untuk menghilangkan daki dan menghilangkan sel-sel kulit mati pada tubuh.

Inilah beberapa tips jadul tetapi mujarab dalam menghilangkan daki tubuh. Cara menghilangkan daki secara alami ini patut anda coba dan lakukan agar tubuh anda bersih dan bebas dari kotoran serta kulit mati.

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...