Skip to main content

Cara Menghilangkan Daki Membandel dengan Cepat dan Aman, Dijamin Ampuh!!!

 Bicara soal daki rasanya memang agak kurang nyaman Cara Menghilangkan Daki Membandel dengan Cepat dan Aman, Dijamin Ampuh!!!


Menghilangkan daki menahun. Hello there, nice to see you again. Hari ini kita akan membahas soal daki. Bicara soal daki rasanya memang agak kurang nyaman. Namun demi kebersihan tubuh, persoalan ini tetap harus dibahas.

Daki Secara Harfiah
Jika dilihat dari segi bahasa, daki dapat dipahami sebagai tumpukan kotoran yang bercampur dengan sel-sel kulit mati yang menempel di permukaan kulit. Setiap manusia pasti menghasilkan daki setiap hari.

Apesnya, beberapa orang di dunia ini harus menghadapi masalah yang cukup pelik karena daki. Biasanya orang dengan berat badan yang cukup tinggi identik dengan masalah daki menahun. Betul? Sedihnya, hal ini kadang membuat beberapa orang mengatakan jika orang yang cenderung (maaf) gemuk itu jorok. Benarkah demikian?

Korelasi Antara Daki dan Obesitas
Label jorok banyak disematkan pada orang-orang dengan obesitas karena biasanya orang dengan kondisi tersebut memiliki banyak daki yang mengerak di lipatan-lipatan tubuh dan juga area sekitar belakang leher. 

Padahal label itu belum tentu tepat sasaran. Lain dengan asumsi orang pada umumnya, saya punya pendapat berbeda terkait masalah tersebut.

Menurut saya pribadi daki yang tebal itu terjadi akibat oleh faktor lain. Faktor ini berada di luar kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan. Logikanya begini, tubuh orang dengan obesitas biasanya besar. Ciri khas lainnya yaitu terdapat banyak lipatan-lipatan kulit. Betul?

Kondisi seperti ini akan menyebabkan mereka mengalami kesulitan untuk membersihkan diri. Penyebabnya adalah sebagai berikut:

  1. Kulit yang berlipat lebih sulit untuk dibersihkan,
  2. Orang gemuk cenderung banyak berkeringat,
  3. Sulit menjangkau area tertentu karena badan yang terlalu besar.


Itu dia beberapa penyebab daki menumpuk sampai tebal dan berwarna hitam. Kita tidak bisa langsung menghakimi mereka jorok. Mungkin saja mereka telah berusaha membersihkan diri semaksimal mungkin. Namun kondisi tubuh yang besar menjadi tantangan tersendiri.

Jadi, belum tentu karena jorok. Lain halnya jika Anda menemukan daki pada kulit kawan Anda yang notabene berbadan kurus. Itu bisa disimpulkan bahwa dia benar-benar jorok. Hehe...

Apesnya, daki yang telah mengerak memang jauh lebih sulit untuk dibersihkan. Biasanya warna kulit yang ada dakinya akan menjadi semakin hitam dari hari ke hari. Tapi tenang! Saya punya tips untuk menghilangkan dahi yang sudah menahun. Simak terus!

Kenapa Susah Dihilangkan???
Sekarang sudah tahu kan kenapa daki di tubuh Anda sampai membuat kulit Anda menghitam begitu? Semua karena daki terlalu lama dibiarkan menumpuk. Proses daki di kulit Anda menumpuk sampai jadi tebal dan berkerak seperti itu tentu tidaklah singkat. 

Faktanya, ada sebuah proses biologis yang sering tidak Anda sadari. Setiap hari tubuh Anda berkeringat dan terkontaminasi debu dari udara. Belum lagi adanya bakteri dan kuman yang pasti ikut menempel di sana. Sedikit demi sedikit semua itu terkumpul dan di suatu hari Anda akan terkejut karena tiba-tiba daki sudah terbentuk begitu tebal.

Kabar baiknya, ada sebuah tips praktis menghilangkan daki membandel yang saya miliki. Sayang sekali kan kalau hanya saya sendiri yang tahu. Makanya akan saya bagikan di sini. Setuju bukan?

Langkah-langkah Menghilangkan Daki Membandel
Apakah Anda sedang mencari cara menghilangkan daki di selangkangan? Atau cara menghilangkan daki di paha? Cara menghilangkan daki di ketiak. Atau mungkin cara menghilangkan daki di leher? 

Di luar sana terdapat begitu banyak tips yang menuliskan cara menghilangkan daki yang sudah menghitam. Tapi kebanyakan isi artikelnya sama persis. Mengecewakan.

Psst... Speaking of which, cara menghilangkan daki yang sudah menghitam DIY dari blog SEHAT - CANTIK- BAHAGIA ini sudah sangat teruji keampuhannya lho. Manjur, mantap, aman! Langsung saja kita kupas tuntas caranya di bawah ini.

  1. Sebagai bahan utama, siapkan produk kecantikan berupa balm yang terbuat dari bees wax. Nama produk tersebut adalah Te*nder Ca*re. Anda bisa gunakan varian apa saja karena semuanya memiliki fungsi yang sama.
  2. Cuci bersih bagian tubuh yang hendak dihilangkan dakinya. Akan lebih baik jika Anda mandi terlebih dahulu. Keringkan badan dengan handuk lembut.
  3. Oleskan balm Ten*der Ca*re ini secara merata ke bagian tubuh yang berdaki. Jumlah yang dioleskan bisa disesuaikan dengan ketebalan daki itu sendiri. Semakin tebal daki, semakin banyak pula balm yang harus dioleskan.
  4. Biarkan semalaman sampai keesokan harinya.


Cara tersebut paling tepat dilakukan di malam hari ketika menjelang waktu tidur. Setelah dibiarkan semalaman, keesokan paginya Anda dapat mandi seperti biasanya. Dengan cara ini Anda tidak perlu lagi mencari lulur penghilang daki.

Saat tubuh Anda basah oleh air mandi maka daki yang semalam telah Anda olesi dengan balm akan melar atau mengembang. Hanya dengan sedikit gosokan menggunakan jari tangan, semua daki akan rontok seketika itu juga.

Tips

  1. Saat mengoleskan balm, pastikan dilakukan secara merata.
  2. Saat membilas, pastikan daki telah benar-benar melar sehingga lebih mudah untuk dibuang.
  3. Jika daki sulit melar, tunggu dulu selama beberapa saat sebelum dibilas.
  4. Ulangi cara ini jika penumpukan daki terjadi lagi.


Well, itu dia tips cara menghilangkan daki bertahun-tahun yang bisa saya sampaikan kali ini. Semoga tulisan ini bermanfaat dan sampai berjumpa kembali di tulisan berikutnya, insyaa Allah. ^_^

Baca juga: Cara Mandi yang Benar

Silakan klik tombol berbagi di bawah untuk menyimpan informasi ini di sosial media Anda. Jika memiliki pertanyaan, kritik, ataupun saran terkait tulisan ini, silakan tinggalkan pesan Anda di kolom komentar di bawah sana. Komen yuk?!

(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...