Skip to main content

Cara Membuat Masker Lidah Buaya Agar Tidak Gatal di Kulit

Cara membuat masker aloe vera gel alami.

Hello dears! Hari ini topik yang akan saya angkat adalah tentang sebuah tanaman padang pasir yang hits banget di kalangan pemerhati kecantikan kulit. Proudly presents tema hari ini adalah masker lidah buaya untuk wajah. Ada yang penasaran dengan si masker aloe vera ini? Infonya sudah sangat viral tentang sejuta manfaat lidah buaya untuk kulit wajah. Namun sudah tahukah Anda cara mengambil manfaat gel lidah buaya untuk wajah dengan benar?

Tanaman berbentuk daun ini merupakan tanaman padang pasir yang mampu bertahan hidup meski di wilayah yang minim air. Dengan background seperti itu tak ayal banyak pihak berbondong-bondong meneliti manfaat lidah buaya lebih lanjut. Tak terkecuali juga menggali potensi lidah buaya untuk wajah.

Menarik untuk Dibaca:
Mengapa Orang Mesir Kuno Menyebut Lidah Buaya Tanaman Keabadian?

Produsen produk kecantikan dan personal care tak mau tinggal diam melihat kesempatan ini. Hal itu terbukti dengan banyaknya produk yang diciptakan dengan kandungan aloe vera. Gel aloe vera untuk wajah adalah salah satu jenis produk yang mengusung potensi kebaikan aloe vera gel untuk muka.

Alih-alih membeli produk gel lidah buaya dari pasaran, saya justru merasa tertantang untuk membuat masker lidah buaya DIY di rumah. Bukan tidak percaya dengan produk aloe vera untuk wajah di pasaran, melainkan saya ingin membuat masker wajah lidah buaya sendiri. Dengan bahan dasar tanaman lidah buaya segar yang tumbuh subur di belakang rumah, masker lidah buaya siap untuk dibuat. Adakah yang sudah pernah membuat masker sejenis? 

Memang menyenangkan saat meracik bahan-bahan alami menjadi sebuah master piece untuk skin treatment regime kita sendiri. Sebelum menuju ke main course mari kita kupas tentang kemungkinan buruk yang mungkin terjadi akibat pemakaian gel lidah buaya secara kurang tepat.

Bahaya Lidah Buaya untuk Wajah

Pemakaian lidah  buaya untuk kulit masih menuai beberapa pro dan kontra. Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan pada beberapa responden, ternyata masih ada yang merasakan efek samping lidah buaya untuk kulit wajah. Akhirnya muncullah begitu banyak pertanyaan tentang cara menggunakan lidah buaya untuk wajah tanpa menimbulkan efek samping.

Beberapa sumber informasi bahkan memberikan tutorial yang sebenarnya kurang tepat untuk diikuti. Akibatnya, ada banyak orang yang mengalami efek kurang menyenangkan pada kulit seperti;
1. Kulit terasa panas,
2. Kulit terasa gatal,
3. Muncul rasa perih,
4. Warna kulit kemerahan,
5. Pengelupasan kulit,
6. Pembengkakan pada kulit.


Cerita nyata di atas membuat beberapa orang merasa ragu untuk menggunakan aloe vera untuk wajah meski di sisi lain telah banyak juga yang merasakan manfaat positif dari lidah buaya untuk kulit mereka. Faktanya, sebelum mengklaim bahwa lidah buaya itu baik dan atau buruk untuk kulit, ada baiknya Anda mencari lebih banyak referensi terlebih dahulu agar tidak terjebak dalam pengertian yang belum genap.

Salah satu fakta penting yang wajib untuk diketahui adalah bagian-bagian tanaman lidah buaya. Pada setiap helai daun lidah buaya terdapat setidaknya 3 bagian penting, yaitu;
1. Permukaan daun,
2. Lateks,
3. Gel.

Ketiganya memiliki fungsi masing-masing, baik untuk kelangsungan hidup tanaman itu sendiri maupun untuk dimanfaatkan oleh manusia. Bagian permukaan daun mengandung klorofil dalam jumlah yang cukup besar. Zat ini berfungsi untuk membantu terjadinya proses fotosintesis makanan. Tanpa adanya klorofil maka lidah buaya bisa kekurangan nutrisi untuk tumbuh akibat tidak bisa berfotosintesis dengan baik.

Di bawahnya ada sebuah lapisan tipis yang terdiri dari lateks. Lapisan ini berada persis di bawah permukaan daunnya. Warna lateks pada umumnya kekuningan. Anda dapat melihatnya dengan lebih jelas setelah mengupas lapisan kulit dan membiarkannya selama beberapa saat. Lateks biasanya akan terpisah dari bagian lendir di bawahnya setelah beberapa saat didiamkan. 

Lateks ini sering dimanfaatkan sebagai bahan untuk mengatasi beberapa kondisi kesehatan seperti ambeien dan konstipasi. Namun kapsul aloe vera yang tersedia di pasaran biasanya terdiri dari kandungan gel sekaligua lateks. Dengan konsumsi kapsul aloe vera, sudah banyak orang yang merasa terbantu dengan keluhan sulit buang air besarnya.

Lapisan berikutnya adalah aloe vera gel yang lokasinya berada di tengah daun. Mungkin agak sulit bagi Anda untuk membedakan gel dengan lateks saat baru saja memotongnya. Maka istirahatkanlah dulu hingga layu. Saat lidah buaya layu, lateks tersebut akan terpisah dengan sendirinya. Gel inilah yang memiliki banyak manfaat untuk kecantikan kulit.

Berhubung manfaat dari lateks lebih mengarah ke pemakaian oral untuk mendapatkan efek laksatifnya, mengoleskan lateks lidah buaya pada kulit bisa menimbulkan reaksi seperti gatal-gatal dan alergi. Sebelum mengaplikasikan lidah buaya pada kulit sebaiknya Anda lakukan dulu cara menghilangkan lendir lateks lidah buaya yang akan saya uraikan di poin berikutnya.

Cara Maskeran dengan Lidah Buaya

Pencarian terkait topik lidah buaya untuk wajah setiap hari masih saja ramai hingga saat ini. Bahkan meski tanaman lidah buaya tidak memiliki kandungan bahan pemutih di dalamnya, masih saja ada yang memasukkan kata kunci cara membuat masker lidah buaya untuk memutihkan wajah. Bisa jadi dia termakan info yang agak ngawur dari para pe-review produk kecantikan di dunia maya yang kurang bertanggungjawab.

Gel aloe vera bisa memberikan perubahan positif pada kulit, termasuk juga untuk kulit berjerawat. Gel ini memiliki kemampuan untuk mempercepat penyembuhan luka. Lendir tanaman lidah buaya mampu meningkatkan sirkulasi darah di sekitar area yang terdampak sekaligus mencegah matinya sel-sel kulit di sana. Hebatnya lagi, aloe vera gel ini juga memiliki kandungan bahan alami yang sangat mematikan bagi bakteri dan jamur. Tidak heran jika bakteri jerawat cepat-cepat kabur setelah diolesi lidah buaya. Hihi..

Aloe vera gel secara umum aman untuk digunakan pada kulit baik sebagai kosmetik maupun obat. Akan tetapi tetap harus dibarengi dengan perhatian bilamana muncul reaksi yang tidak semestinya pada kulit Anda.

Lidah Buaya untuk Wajah Setiap Hari

Embel-embel bahan alami yang dibopong oleh produk aloe vera gel sering membuat orang berpikir bahwa produk ini bisa digunakan sesuka hati. Mungkin Anda juga pernah berpikir untuk menggunakannya dalam frekuensi tinggi. Alih-alih mendapatkan hasil dalam waktu lebih cepat, hal sebaliknya justru bisa saja menimpa Anda. Lalu bolehkah memakai masker lidah buaya setiap hari?

Meski aman untuk digunakan pada pengobatan topikal, gel lidah buaya tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama secara terus menerus. Beberapa responden menuturkan bahwa pada penggunaan ke-sekian mulai muncul reaksi tidak beres pada kulit mereka. Untuk mengatasinya lebih baik hentikan pemakaian untuk sementara waktu hingga gejala mereda.

Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Lidah Buaya

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan lidah buaya adalah dengan memanfaatkan bagian gelnya. Ingat, bagian gel berbeda dengan lateks. Caranya cukup dengan mengoleskan gel pada bagian kulit yang terdapat bekas jerawat sebanyak 2 kali sehari hingga noda memudar.

Aloe vera mengandung beberapa nutrisi esensial seperti vitamin C dan vitamin E yang sangat baik untuk memudarkan noda bekas jerawat di kulit. Terlebih lagi vitamin C memang telah dikenal memiliki manfaat sebagai bleaching agent alami yang bisa membuat warna kulit lebih cerah.

Kebaikan aloe vera gel yang lainnya adalah bisa berfungsi sebagai bahan astringent alami yang akan membantu membersihkan lapisan sel kulit mati. Dan yang paling penting, gel dari tanaman lidah buaya mampu merangsang pembentukan sel kulit baru guna menggantikan sel kulit lama yang sudah mati.

Cara Membuat Masker Lidah Buaya untuk Wajah

Tips untuk membuat masker lidah buaya tersebut tidak gatal di kulit sangat mudah. Tips ini berlaku untuk masker yang terbuat dari tanaman lidah buaya segar. Kadang orang menjadi malas memakai masker tanaman lidah buaya karena membuat kulit gatal dan perih. Untuk itu perhatikan poin berikut ini.

Untuk membuat masker lidah buaya agar tidak gatal, caranya adalah:
1. Siapkan beberapa lembar daun lidah buaya segar yang baru dipetik,
2. Kupas bagian kulit luarnya yang berwarna hijau,
3. Taruh aloe vera gel bening tersebut dalam wadah bersih dan tertutup,
4. Simpan di dalam lemari es selama 1-2 hari,
5. Keesokan harinya akan muncul lapisan berwarna kekuningan,
6. Buang lendir berwarna kekuningan tersebut hingga bersih,
7. Aloe vera gel siap digunakan sebagai masker.

Anda dapat menggunakan masker ini sebanyak 1 s.d. 3 kali seminggu atau disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan cara ini efek gatal dari penggunaan lidag buaya segar dapat dihilangkan. Sangat mudah dan praktis bukan? Ada yang sudah pernah mencobanya di rumah?

Nah, itu dia ulasan tentang cara menggunakan lidah buaya untuk wajah tanpa rasa gatal, perih, mengelupas ataupun efek lainnya. Jika efek berupa gatal masih ditemukan setelah beberapa kali penggunaan sebaiknya beri jeda waktu untuk kulit dengan menghentikan pemakaian beberapa saat.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya, insyaa Allah! Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran terkait tulisan ini, silakan tinggalkan pesan di kolom komentar. Selamat mempraktekkan tipsnya, good luck! XOXO ^_^

(diens)

Comments

Popular posts from this blog

Penampakan di Kampus B2 FBS UNNES

Ini kejadian serem bener deh. Kenapa? Karena kejadiannya pas lewat tengah malam di kampus. Kampus jam segitu (jam 2-an pagi) kan udah sepi gila. Waktu itu aku masih ngekos di kos Bidadari, gang Sirandu-Banaran. Setting waktunya pas beres drama performance di gedung B6 FBS UNNES. Habis drama performance belum bisa langsung balik, ada sesi beres-beres dulu. Memang sedikit agak ribet sih berbenahnya. Properti dengan jumlah yang amat sangat cukup untuk membuat kami berpeluh di tengah malam, mengulur waktu istirahat kami panjaaang. Alhamdulillah setelah bersabar beberapa jam, kerja bakti kami terbayar lunas. Tuntas! Kelar sekitar jam 1.30 an pagi. Sebagai jebolan aktivis pramuka di masa sekolah dulu, keberanian dan nyali boleh lah diadu. Pede aja jalan sendirian balik ke kosan. Kampus gelap, lampu penerangan cuma sedikit banget. Dingin, sepi, temaram, malam yang suram. Kepedean tingkat dewa aku ga ada rasa was-was atau takut sedikitpun. Nekat balik jalan kaki SENDIRIAN lew...

Hujan Es di Ambarawa

Masih di momen PPL Universitas Negeri Semarang di SMK Masehi PSAK Ambarawa 2012 Bulan itu memang sedang sering turun hujan. Angin kencang berhembus setiap hari. Membuat aku lebih sering sibuk berkutat di balik selimut beludru tebalku. Mengumpulkan jumput kehangatan yang tersisa dari dinginnya Agustus. Tertolong juga oleh hangatnya suasana kekeluargaan di rumah sementara kami di kelurahan Lodoyong sana. Aku bersama mahasiswa praktikan lainnya; Ana, Lina, Ratna, Yuli, Anam dan Septian. Ramadhan yang nyaris sempurna dalam formasi keluarga baru itu. Manis sekali :) Sore itu sudah kututup rapat lubang udara di kamarku. Tak tahan dengan deru angin di luar sana. Dingin...bak hati yang lama terkurung kesendirian. Hmm syukurlah, suhu udara terasa sedikit lebih hangat. Hanya sedikit saja. Berkutat dengan tugas praktikan, dari laporan sampai soal ulangan. Tiba-tiba dikagetkan oleh suara lemparan batu di atas atap.  Kemlothak  jelas menghantam pendengaran. Akupun penasar...

Bunyi Bletak Dari Lemari Es Pertanda Apa?

Hello dears, welcome to my blog? Hari ini saya akan bercerita tentang lemari es di rumah. Saya agak kesal dengan lemari es di rumah yang terkadang mengeluarkan bunyi "bletak" atau "glodak" yang cukup keras. Ini sering membuat kaget apalagi waktu sedang sendiri. Lemari es lainnya yang pernah saya temui tidak pernah mengeluarkan bunyi seperti itu. Maka dari itu saya merasa sangat penasaran sekaligus khawatir. Iya, takut jika ada sesuatu yang kurang beres dan berpotensi menimbulkan kerugian di kemudian hari. Di era modern seperti saat ini lemari es menjadi salah satu benda elektronik yang keberadaannya cukup penting di tengah rumah tangga seseorang. Tidak terkecuali saya. Berbagai merk lemari es tersedia di pasaran dan siap untuk dibawa pulang. Desain lemari es zaman sekarang juga bagus-bagus. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, dia juga bisa mempermanis ruangan. Benar bukan? Seperti kulkas di rumah ini yang begitu cantik dengan mo...